Tuesday, April 16, 2013

Bukan Hanya Jakarta yang punya BAJAJ!, Pekanbaru Juga Punya

Bajaj diketahui berasal dari India. Nama bajaj sendiri sebenarnya merupakan merek salah satu perusahaan otomotif di India, Bajaj Auto. bajaj ini juga merupakan kendaraan yang diluncurkan dari Bajaj Auto yang mengeluarkan sepeda motor Bajaj seperti Bajaj pulsar, dll.

Bajaj sendiri memiliki bentuk perawakan kecil yang dapat memuat sedikitnya penumpang kira-kira 2 penumpang dan 1 anak kecil di belakang, sedangkan di depan adalah ruang khusus untuk sang pegemudi. Bajaj menggunakan mesin berjenis 2 tak, yang pastinya mempunyai ciri khusus mengeluarkan bunyi mesin yang tidak mulus alias menggelegar. angkutan
umum yang terbilang kian langka ini merupakan suatu nilai sejarah yang tinggi dari sejarah transportasi di indonesia. menurut beberapa refensi yang saya temunkan Bajaj di Indonesia hanya terdapat di 3 daerah, Jakarta, Banjar Masin dan Pekanbaru RIAU. Pada kali ini saya akan mencoba mengulas tentang sejarah singkat Bajaj di kota Pekanbaru tempat di mana saya berdomisili sekarang.  

Sebenarnya saya sudah lumayan lama berdomisili di Pekanbaru dan tak jarang pula saya melintas di beberapa pangkalan Bajaj yang ada di kota Pekanbaru seperti tepat di depan Mall Pekanbaru dan Plaza Senapelan. dan tak bisa saya pungkiri sejak pertama kali saya melihat Bajaj di kota Pekanbaru besar ke inginan saya untuk mencari tahu sejarahnya di bumi Lancang Kuning ini, karna selama ini masyarakat Indonesia khususnya, mengetahui Bajaj itu adanya di Jakarta. hingga pada ahirnya pada tanggal 16 April 2013 sekirtar pukul 14.20 waktu setempat saya dapat merealisasikan niatan saya untuk mencari tau sejarah singkatnya di kota Pekanbaru.

Ajo Kojek Beliau merupakan salah satu pemilik sekaligus pengemudi Bajaj yang bisa di bilang senior di Pekanbaru. Selain Bapak Ajo Kojek ada beberapa Pengemudi Bajaj yang beroprasi di tempat ini. karna saya sangat haus dengan sejarah Bajaj tersebut dari Bapak Ajo Kojek dan beberapa rekanyalah saya menguak sejarah singkat Bajaj di kota Pekanbaru. singkat cerita ahirnya saya menyewa Bajaj dari Bapak Ajo Kojek untuk sekedar berjalan-jalan mengitari kota Pekanbaru sambil mewawancarai beliau untuk menguak sejarah singkat Bajaj ini.

menurut Bapak Ajo Kojek, Bajaj  pertama kali di datangkan dari Jakarta pada tahun 1980 dan mulai beroprasi pada tahun 1981 dengan jumlah armada 75 buah. pada mulanya Bajaj ini sendiri di peruntukan bagi para Pensiunan PNS masa itu. menurut Bapak Ajo Kojek pula Bajaj ini hanya ada di Jakarta dan Pekanbaru. beliau mulai menjadi seorang penarik Bajaj sejak masih muda dan sebelumnya beliau juga sempat bekerja sebagai supir angkot kemudian ahirnya sebagai pengemudi Bajaj yang saya tunggangi saat ini. Beliau bekerja mulai dari pagi sekitar pukul 08.00 Wib sampai dengan pukul 17.00 waktu setempat. tapi tak jarang pula masih ada beberapa pengemudi Bajaj yang beroprasi sampai pukul 22.00 Wib.

sampai saat ini menurut Bapak Ajo Kojek, jumlah armada Bajaj yang tersisa sekitar 50an buah dari 75 buah armada pada mulanya. merupakan jumlah yang tidak buruk dari tahun 1980, karena menurut saya ini bukan jumlah yang menim mengingat Bajaj di pekanbaru sudah cukup tua. Bajaj tesebar di beberapa pangkalan. pangkalan tersebut tebagi menjadi 4. pertama di depan Mall Pekanbaru, kedua di Pasar Tradisional Pasar Bawah, ke tiga Pasar Kodim dan terahir di depan Citra Plaza pekanbaru. tak jarang pula dengan kondisi Bajaj yang cukup tua ini sering mogok atau rusak dan uniknya Bapak Ajo Kojek sendirilah yang memperbaiki Bajaj miliknya tersebut tanpa harus ke bengkel dan itu juga berlaku untuk pemilik Bajaj lainya.

kemudian sambil mengitari kota pekanbaru saya menanyakan kepada Bapak Ajo Kojek' selama ini apakah ada suatu bentuk perhatian dari pemerintah sekitar karna mengingat Bajaj adalah kendaraan langka??. Beliau kemudian menjawab "Mana ada perhatian dari pemerintah, yang perhatian itu kemarenlah orang-orang inilah (*sambil menunjuk ke kaca depan ada setiker salah satu calon Gubri ternyata)". "Orang inilah yang ngasih baju dan uang untuk kami". ternyata cukup miris juga melihat kondisi Bajaj selama ini tidak mendapat perhatian dari pemerintah. setidaknya diadakan peremajaan untuk melestarikan Bajaj .  selain warga asli pekanbaru, ternyata tak jarang pula ada turis domestik dan internasional yang sengaja datang untuk sekedar ingin menaiki Bajaj berkeliling kota pekanbaru. ketika saya tanya turis yang sering datang dan menyewa bajaj beliau menjawab "kebanyakan turis asal negara tetangga Malaysia lah yang sering datang dan sisanya adalah turis domestik kemudian warga negara asing lainya"/

berikut adalah beberapa bajaj yang berhasil saya liput kemarin.

Bajaj Pekanbaru

Bajaj Pekanbaru

Bajaj Pekanbaru

Bajaj Milik Bapal Ajo Kojek
Setelah cukup lama  jalan-jalan menggunakan Bajaj Pekanbaru, ahirnya kamipun kembali ke pangkalan sesuai dengan janji pertamakali naik  Bajaj . dan saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Ajo Kojek dan beberapa teman sejawatnya karna berkat Beliau-beliaulah saya tau sejarah singat Bajaj di kota Pekanbaru, dan saya memberikan penghargaan setinggi-tinngginya untuk para Beliau-beliau karna dengan kesetianya masih melestarikan Bajaj di kota Pekanbaru.

untuk sahabat blogger yang berasal dari luar kota Pekanbaru jika berkunjung ke kota Pekanbaru mari singgah ke pangkalan Bajaj Kota Kami Pekanbaru ada di Depan Mall Pekanbaru, Pasar Bawah, Pasar Kodim dan Depan Plaza Citra. suatu kesan tersendiri mengitari kota Pekanbaru menggunakan Bajaj. Selamat berkunjung dan selamat berwisata di Kota Pekanbaru.

Terimakasih semoga bermanfaat dan SALAM KREATIF